8 Des 2016

TLTG "Partisipasi Masyarakat"



LOW-COST WATER SUPPLY AND SANITATION


User Participation



PUTRI SAFRIA                          (25-2011-016)
SITI HAJAR CAHYANI              (25-2011-027)
DELTA FITRI SARI                    (25-2011-040)

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN
FAKULTAS TEKNIS SIPIL DAN PERENCANAAN
ITENAS
BANDUNG
2014


Pendahuluan
Sebagian dari 80 persen penyakit perut (enterik) yang membuat menderita masyarakat di dunia berkembang, ada hubungannya dengan air yang tidak bersih, sanitasi dan higiene perseorangan yang tidak baik. Pemerintah Nasional, badan internasional dan organisasi-organisasi lainnya telah banyak menyelenggarakan proyek penyediaan air bersih dan sanitasi sebagai usaha untuk memperbaiki secara cepat keadaan kesehatan dan kehidupan.
Usaha untuk memperbaiki kondisi penyediaan air bersih secara global pada kenyataannya menghawatirkan, dengan terdapatnya banyak fasilitas baru yang rusak, disalahgunakan atau ditinggalkan dalam masa yang relatif singkat. Secara keseluruhan di dunia berkembang diperkirakan setiap saat paling sedikit 40% dari fasilitas yang telah dibangun tidak berfungsi.
Dua sebab utama sehubungan dengan kerusakan fasilitas tersebut secara umum ialah penggunaan teknologi canggih yang tidak tepat dan kegagalan dalam melibatkan masyarakat dalam proyek-proyak tersebut.
Pada masa-masa yang lalu, banyak pola penyediaan air bersih dan sisitem air limbah yang dibuat tanpa mempertimbangkan kebiasaan sanitasi calon pemakai dan apa yang mereka inginkan. Beberapa sistem yang diusulkan tidak dapat diterima masyarakat, karena dirancang kurang baik dan lokasinya tidak tepat. Dalam hal lain, para pemakai tidak mengerti bagaimana menggunakan atau memakai suatu sistem baru. Apabila terjadi kerusakan, para pemakai merasa bahwa perbaikan yang diperlukan merupakan tanggung jawab pemerintah atau organisasi yang membangunnya.
Selama dasawarsa terakhir, badan nasional dan internasional telah menyadari bahwa suatu pendekatan lain yang melibatkan partisipasi aktif dan kemauan masyarakat perlu diterapkan untuk memastikan perubahan kebiasaan dan usaha yang penting bagi keberhasilan proyek.

Apakah Partisipasi Pemakai Itu?
Partisipasi pemakan adalah pelibatan masyarakat dalam seluruh proses perencanaan, kontruksi dan pengoperasian sistem penyediaan air bersih dan sanitasi. Ini termasuk melibatkan pemakai dalam :
·       Menentukan tujuan proyek,
·       Penghimpunan sumber daya masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut,
·       Bersama-sama memperoleh mafaat proyek,
·       Menilai apakah proyek mencapai tujuan.
Partisipasi pemakai tidak timbul sengan sendirinya, karena masyarakat sebelumnya belum pernah merencanakan proyek yang besar. Mereka juga tidak sadar bahwa pemecahan permasalahan sebenarnya tersedia. Bantuan dari luar mungkin diperlukan, meskipun sesudah itu proyek harus sepenuhnya melibatkan masyarakat.

Apakah Masyarakat Menginginkan Fasilitas?
Kadang-kadang terjadi bahwa masyarakat sebenarnya tidak mengharapkan program perbaikan yang diusulakan atau mereka sebenarnya mempunyai prioritas lain. Mereka mungkin akan menentang sebuah proyek sedemikian, sehingga kemungkinannya partisipasi pemakai akan mereka tolak sejak awal.
Badan pelaksanan mempunyai dua pilihan dalam kasus semacam ini. Gagasan tadi dapat dilupakan begitu saja dan mengalihkannya kepada masyarakat lain yang lebih dapat menerima, atau mengadakan suatu kampanye promosi yang bertujuan untuk mengubah sikap masyarakat di daerah yang tidak dapat menerima gagasan tadi.

Survei Sosial-Ekonomi
Survei ini biasanya merupakan kontak pertama antara tenaga ahli proyek dan masyarakat. Kebanyakan survei yang dilakukan menggunakan suatu kuesioner yang diberikan oleh anggota tim proyek dengan bantuan anggota masyarakat. Tim proyek harus menetukan secara hati-hati, siapa yang harus melakukan tanya jawab dan siapa yang akan diwawancarai.
Pertanyaan-pertanyaan dalam survei perlu ditinjau kembali oleh seorang yang mengenal dengan baik budaya dan sikap masyarakat yang akan disurvei. Bahasa yang digunakan untuk keperluan hal-hal pribadi, seperti membuang air besar dan mandi, harus dipilih secara teliti.
Teknik survei yang sering dipakai dalam menilai masyarakat adalah pengamatan dan diskusi, survei kuesioner, serta penggunaan informan (pencari keterangan) utama. Pemilihan teknik survei atau kombinasi dari beberapa teknik seringkali bergantung pada dana dan waktu.

Observasi (pengamatan)
Observasi dapat dilakukan melalui kunjungan melalui kunjungan singkat pada masyarakat untuk menilai secara cepat kebiasaan penduduk, sumber daya dan perilakunya. Jenis survei ini cepat dan tidak mahal, tetapi hanya akan memberikan gambaran yang umum mengenai masyarakat. Meskipun demikian, seorang pengamat yang terlatih sering memperoleh informasi terkait yang baik, hanya dalam waktu beberapa hari saja.

Pertanyaan-pertanyaan
Pertanyaan-pertanyaan yang digunakan dalam kebanyakan survei, apabila direncanakan secara benar, memerlukan pra-uji dan pencatatan yang baik, untuk mendapatkan data yang kaya. Pertanyaan-pertanyaan dapat bersifat terbuka atau tertutup.
Pertanyaan-pertanyaan tertutup mensyaratkan mereka yang diwawancarai untuk menjawab ya/tidak atau mereka diberi suatu rangkaian jawaban pilihan yang dapat diskalakan. Kegunaan pendekatan memalui pertanyaan tertutup ialah bahwa data dapat dengan cepat dianalisa. Meskipun demikian, yang dapat diwawancarai hanyalah jumlah masyarakat yang terbatas.
Pertanyaan-pertanyaan yang terbuka memberikan informasi yang lebih lengkap dan memuaskan. Pertanyaan enjadi lebih bersifat wawancara informal untuk mendapatkan pendapat dan pandangan responden. Untuk jenis wawancara ini, pelaksana survei yang terlatih akan mencatat opini-opini yang dibutuhkan secara teliti. Dengan pertanyaan-pertanyaan terbuka pewawancara dapat menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikutnya berdasarkan jawaban sebelumnya. Kerugian dari penggunaan pendekatan terbuka ini ialah bahwa kuesioner0kuesioner harus dicatat oleh pewawancara yang terlatih dan memerlukan lebih banyak keterampilan dan usaha untuk menganalisanya.

Informan Inti (Sumber Keterangan Inti)
Pendekatan survei dengan menggunakan informan inti berguna untuk beberapa keadaan baik untuk mendapatkan informasi dengan cepat ataupun untuk menjelaskan hal-hal sensitif, sepat dipertimbangkan dalam merencanakan suatu kuesioner. Para informan inti adalah orang-orang dalam masyarakat yang mengerti sifat kelompoknya, seperti tetua suku.

Sumber Data Lain
Sebagai tambahan, informasi yang penting dapat diperoleh dari sumber pemerintah. Pembahasan dengan orang-orang dari luar yang biasa mengadakan kontak dengan masyarakat akan berguna.

Komunikasi, Motivasi dan Promosi
Komunikasi diperlukan untuk menjelaskan program kepada mereka masing-masing untuk mengetahui bagaimana menurut mereka teknologi yang baru itu, dan untuk terus memelihara dialog dengan mereka selama semua tahap proyek.
Informasi mengenai pola masyarakat dan pola kepemimpinan yang informal diperlukan agar jelas siapa yang harus dihubungi dan yang paling penting, dalam hal apa. Suatu pendekatan yang tidak tepat dapat menyerang kepekaan orang banyak dan merugikan hasil proyek.
Suatu variasi media dan metode komunikasi dapat terjadi, masing-masing dengan keuntungan maupun kerugiannya yang khas. Penggunaan berbagai media pada saat yang sama dapat memperkuat pesan-pesan tersebut. kontak antar pribadi dalam kelompok masyarakat yang telah yakin tentang kebenaran pesan-pesan tersebut, biasanya meupakan alat yang efektif dalam komunikasi.

Komunikasi dengan Kelompok Kecil
1)    Alat pandang-dengar
Daftar diagram yang murah, papan panel, papan tulis dan model dapat digunakan dalam beberapa acara. Sajian pandang-dengar seringkali berhasil tetapi harus diatur benar agar sesuai dengan kelompok pendengar khusus.
2)    Fasilitas demonstasi/pameran
Fasilitas demonstasi dapat digunakan untuk memperkenalkan suatu teknologi.
3)    Permainan peran
Teknik ini terutama berguna di daerah-daerah pedesaan. Permainan peran digunakan untuk memperlihatkan kegunaan higiene yang benar dan pemeliharaan kran umum.
4)    Diskusi perseorangan
Ini dapat dilakukan dengan para pemimpin masyarakat yang berpengaruh dan dihormati. Mereka sering berperan sebagai pembuka acara dan memberikan penjelasan yang berguna bagi masyarakat.
5)    Pertemuan dengan pemakai perseorangan
Ini merupakan pendekatan yang berguna apabila proyek lebih mensyaratkan partisipasi perseorangan, daripada partisipasi masyarakat, misalnya dalam program jamban keluarga. Kerugian utama adalah dalam kebutuhan waktu dan uang.
6)    Surat kepada perorangan
Metode yang murah, untuk digunakan pada kelompok-kelompok yang dapat membaca-tulis.

Komunikasi dengan Kelompok Besar
1)    Rapat umum
Ini sangat efektif, terutama dalam masyarakat pedesaan yang tradisional, pemimpin kelompok dapat menerangkan maksud dari pertemuan dan mengundang wakil-wakil dari badan pelaksanan untuk menjelaskan proyek. Ini memberikan kesempatan bagi petugas proyek untuk mendiskusikan proyek dengan anggota-anggota masyarakat.
2)    Selebaran
Ini dapat dibagikan pada kelompok yang dapat membaca terutama didaerah perkotaan
3)    Papan reklame
Ini merupakan cara yang mudah untuk mencapai jumlah orang yang banyak. Lokasi papan ini dan kualitas dari pesan-pesan merupakan faktor utama.
4)    Surat kabar
Surat kabar merupakan alat yang tidak mahal dan efektif untuk mencapai pembaca yang banyak.
5)    Mobil penerangan
Kendaraan ini digunakan di banyak bagian dunia berkembang untuk mengadvertensikan hasil-hasil komerisal, film, dan kampanye pemilihan. Metoda ini sangat berguna untuk secara cepat mencapai sejumlah besar penduduk dalam area yang tersebar.
6)    Radio
Ini merupakan perantara yang baik untuk memberikan informasi dan mengubah sikap. Cara ini tidak mahal dan pesan-pesannya dapat diulang dan diperkuat.
7)    Film, video dan rentetan film
Ini adalah suatu cara yang kuat tetapi memerlukan perkakas yang mahal untuk digunakan dalam mendapat informasi dan motivasi. Orang di daerah terpencil yang sebelumnya tidak pernah melihat media ini, sering menanggapinya dengan lebih baik dari orang-orang yang pernah melihatnya.
8)    Televisi
Apabila tersedia, ini merupakan cara efektif untuk mencapai masyaraat pemakai dalam jumlah besar.
9)    Sajian pandang-dengar
Sajian pandang-dengar dapat disiapkan dalam masyarakat oleh petugas proyek yang bekerja di sana. Ini sangat efektif dalam menjelaskan proyek, teknologinya, dan keterlibatan masyarakat di dalamnya.

Organisasi Proyek – Studi Kasus
Ada beberapa langkah untuk melaksanakan proyek dengan partisipasi pemakai. Suatu contoh pendekatan yang bagus adalah yang dilakukan oleh the National Service of Environmental Sanitation (SENASA) di Paraguay. SENASA telah membuat suatu rencana yang dapat dilaksanakan dalam pelaksanaan proyek penyediaan air bersih. Ini merupakan suatu pendekatan langsung dan mendalam yang membawa ke arah tingkat partisipasi masyarakat dan keterlibatannya yang lebih tinggi.
·       Langkah 1 : identifikasi – mengunjungi masyarakat pemakai oleh staf proyek untuk menjelaskan dn mendorong.
·       Langkah 2 : perencanaan dan perancangan – penghimpunan data tentang penerangan dan penggunaannya untuk persiapan perencanaan.
·       Langkah 3 : promosi – menciptakan suatu struktur masyarakat untuk pengenalan dan pelaksanaan proyek.
·       Langkah 4 : konstruksi
·       Langkah 5 : pengoperasian dan pemeliharaan
·       Langkah 6 : evaluasi

PRAKTEK 3 JAM
Kasus 1
Anda adalah ahli rekayasa muda yang mempunyai tanggung jwab kepengurusan untuk sebuah proyek penyediaan air dan sanitasi di suatu daerah pedesaan.tugas anda adalah merencanakan dan mengawasi proyek jamban keluarga untuk sebuah desa yang sangat jauh dari kantor anda. Anda menganjurkan agar sebagian dari proyek hendaknya melibatkah partisipasi pemakai dan rakyat-rakyat hendaknya diadakan untuk menetukan jenis jamban apa yang akan didirikan,dimana sebaiknya didirikan dan oleh siapa. Pengawas anda tidak pernah mendengar tentang partisipasi pemakai dan berpikir bahwa itu kan membuang waktu,karena penduduk pedesaan tidak tahu apa yang baik untuk mereka,dan belum pernah mendapat cukup latihan untuk ikut menetukan hal-hal tersebut. bertanya kepada mereka hanya akan sia-sia. Proyek tidak dapat memeberikan uang untuk perjalanan yang mahal karena saudara bila harus pergi ke pedesaan guna menghadiri pertemuan-pertemuan. Anda hendaknya menyediakan sesuatu untuk hal ini dan menjelaskan alasan-alasan mengapa model program parttisipasi pemakai hendaknya dicoba dalam kasus ini. Argumentasi apakah yang akan anda berikan?

Jawab
Partisipasi masyarakat dirasa sangat diperlukan dalam kasus ini, karena pemakai jamban itu sendiri kelaknya adalah masyarakat setempat. Apabila tidak dilakukan partisipasi pemakai masyarakat tidak akan mengerti tentang proyek sama sekali dan tidak tau bagaimana nantinya memakai dan merawatnya yang akan berujung tidak efektifnya penggunaan jamban oleh masyarakat setempat bahkan bisa saja masyarakatnya tidak akan memakai jamban tersebut yang berakibatkan terbengkalainya jamban yang telah dibangun dengan kata lain proyek ini gagal.
Untuk permasalahan dana yang dirasa tidak cukup jikan partisipasi pemakai ini dilakukan karena harus pergi kedesanya langsung, padahal sebenarnya partisipasi pemakai ini justru menghemat biaya yang ada. Dengan melibatkan masyarakat dengan partisipasi pemakai, masyarakat nantinya akan tahu bagaimana merawat jamban yang telah dibangun tersebut sehingga sebenarnya menghemat anggaran untuk pemeliharaan, jika pendekatan dengan partisipasi pemakai ini berhasil.

Kasus 2
Dalam suatu proyek air bersih disuatu desa,pemimipin desa dan penduduk sepakat untuk bekerja sama dalam proyek sebagai tenaga suka rela. Rencana telah diselesaikan dan pada waktu rapat,jadwal pekerjaan untuk priode konstruksi pun disiapkan. Pada waktu rapat, anda sebagai ahli rekayasa proyek, menjelaskan bahwa tangki-tangki dan banguna akan didirikan oleh para hli dari masyarakat,dan mereka akan dibayar dengan upah yang lazim untuk pekerjaan mereka tersebut. penduduk lainnya di desa tersebut menolak hal ini, oleh karena mereka hanya akan bekerja sukarela sesuai dengan keterampilannya,sedangkan para ahli mengatakan bahwa mereka yang punya keterampilan khusus harus di bayar. Lainnya menjawab bahwa para ahli masyarakat di latih untuk membauat tangki oleh rekayasa proyek, dan bahwa latihan baru akan memerlukan biaya. Proyek tidak mempunyai lagi cukup uang untuk membayar siapa pun.
·       Apakah para ahli masyarakat itu harus di bayar ataukah mereka harus sukarela?
Merunut pendapat saya, alangkah lebih baiknya jika masyarakat tersebut dibayar. Karena dengan mengadakan pelatihan terhadap masyarakat akan membuat masyarakat menjadi seorang ahli, sebenarnya menghemat biaya pemeliharaan, karena selanjutnya setelah proyek pembangunannya selesai, dengan sendirinya akan dipelihara oleh masyarakat. Untuk biaya saat pelatihan mereka saat ini sebaiknya diusahakan terlebih dahulu, karena menjadikan masyarakat seorang ahli adalah investasi.
·       Apakah yang akan anda lakukan agar masyarakat dapat di libatkan lagi dalam proyek?
Masyarakat akan dapat dilibatkan lagi dalam proyek jika benar dilakukan pelatihan pada masyarakat pada proyek sebelumnya, dan dilakukan pendekatan dengan partisipasi pemakai yang benar.

Bagilah peserta ke dalam kelompok-kelompok dan rencanakan kuesioner singkat untukdigunakan dalam masyarakat setempat guna mendapatkan data tentang:
1.         Fasilitas-fasilitas yang ada dan kebiasaan-kebiasaan yang berhubungan dengan penyediaan air bersih dan santasi
·       Fasilitas sanitasi apa saja yang anda punya dirumah?
·       Dari manakah anda mendapatkan air bersih?
·       Bagaimanakah air bersih yang anda gunakan?
2.         Sikap, persepsi, pandangan dan kepercayaan terhadap kesehatan, penyediaan air bersih dan sanitasi dari para pemakai
·       Berapa kali dalam seminggu anda melakukan pembersihan WC?
·       Bagaimana dengan alat-alat untuk perawatan fasilitas air bersih dan sanitasi dirumah anda?
·       Siapakah yang melakukan pembersihan WC?
3.         Keinginan-keinginan para pemakai akan fasilitas air bersih dan sanitasi
·         Fasilitas air bersih seperti apa yang anda inginkan?
·         Fasilitas sanitasi seperti apa yang anda inginkan?
·         Sistem seperti ap yang anda inginkan untuk masalah air bersih dan sanitasi?

SOAL 2.4b
1.         Apakah teknik survey pokok yang digunakan dalam penilaian sosio-ekonomi?
Survei ini biasanya merupakan kontak pertama antara tenaga ahli proyek dan masyarakat. Survei ini mungkin akan lebih berhasil jika tujuannya lebih diterangkan terlebih dahulu kepada penduduk desa yang oleh seseorang yang mereka segani.
·       Bahaslah fungsi observasi relative partisipasi, kuesioner dan para para pencari keterangan.
Observasi dapat dilakukan melalui kunjungan singkat pada masyarakat untuk menilai secara cepat kebiasaan penduduk, sumber daya dan perilaku. Jenis survei ini cepat dan tidak mahal, tetapi hanya akan memberikan gambaran umum mengenai masyarakat.
·       Gambarkan beberapa jenis metode untuk mendapatkan suatu contoh yang representative mengenai pandangan pemakai
Ø Pengamatan dan diskusi
Ø Survei kuesioner
Pendekatan dengan cara ini, apabila direncanakan secara benar, memerlukan pra uji pencatatan yang baik, untuk mendapatkan data yang kaya. Pertanyaan-pertanyaan dapat bersifat terbuka dan tertutup. Dimana pertanyaan tertutup ialah bahwa data dapat dengan cepat dianalisis, sedangkan pertanyaan-pertanyaan yang terbuka member informasi yang lebih lengkap dan memuaskan.
Ø Penggunaan informan (pencari keterangan) utama
Observasi dapat dilakukan melalui kunjungan singkat pada masyarakat untuk menilai secara cepat kebiasaan penduduk, sumber daya dan perilaku. Jenis survei ini cepat dan tidak mahal, tetapi hanya akan memberikan gambaran umum mengenai masyarakat.
·       Dalam menjalankan survey masyarakat setempat di suatu daerah, apakah adat kebiasaan utama setempat dan pandangan para pelaksana survey manakah yang peka?
Dua-duanya harusnya berjalan beriringan dan saling menguntungkan, namun bila dipilih tentang kepekaannya, menurut pendapat saya, adat istiadan setempat harus didahulu, baru kemudian pandangan survey mengikutinya.

2.         Uraikan indicator tak langsung yang dapat digunakan untuk memanfaatkan sumber daya ekonomi masyarakat atau pemakai
Indikator tak langsung yang dapat digunakan untuk memanfaatkan sumber daya ekonomi masyarakat atau pemakai adalah pendapatan dan penghasilan dari masyarakat tersebut.

Introduction
Most of the 80 percent of stomach diseases (enteric) that make suffering people in the developing world, have anything to do with unclean water, sanitation and hygiene of individuals who are not good. National Governments, international agencies and other organizations have many projects organized water supply and sanitation in an effort to improve the state of health and life quickly.
Efforts to improve the condition of the global water supply is in fact worrying, with the presence of many new facilities are damaged, abused or abandoned in a relatively short period. Overall in the developing world are expected at all times at least 40% of the facilities that have been built are not functioning.
The two main causes of damage in connection with the facility in general is the use of advanced technologies that are not right and failure to involve the community in these projects.
In times past, many patterns of water supply and waste water sisitem made ​​without considering the sanitary habits of potential users and what they want. Some of the proposed system can not be accepted by society, because poorly designed and not exact location. In another case, the users do not understand how to use or put on a new system. In case of damage, the users felt that the necessary repairs are the responsibility of the government or organization that built it.
Over the last decade, national and international bodies have realized that a different approach involving the active participation and willingness of the community need to be implemented to ensure the change habits and effort are important to the success of the project.

User Participation That Is?
Participation eater is community involvement in the entire process of planning, construction and operation of water supply systems and sanitation. These include involving users in:
·       Determine the project objectives,
·       The collection of community resources to achieve these objectives,
·       Together obtain mafaat project,
·       Assess whether the project is achieving the goal.
User participation does not arise with a bunch of itself, because the community has not previously been planning a large project. They also do not realize that solving the problem is actually available. Outside help may be needed, even after the project must fully involve the community.

Do People Want the Facility?
It sometimes happens that the community is not expecting improvement program diusulakan or they actually have other priorities. They probably would oppose such a project, so that user participation will likely be rejected from the outset.
Implementation agency has two options in such cases. The idea was can be forgotten and divert it to other communities more able to accept, or hold a promotional campaign that aims to change the attitudes of people in the area who can not accept the idea earlier.

Socio-Economic Survey
This survey is usually the first contact between experts and community projects. Most surveys were conducted using a questionnaire that was given by members of the project team with the help of community members. The project team should determine carefully, who should do a question and answer and who will be interviewed.
The questions in the survey needs to be revisited by a person familiar with the culture and attitude of the people to be surveyed. The language used for the purposes of personal matters, such as defecating and bathing, should be chosen carefully.
Survey techniques are often used in assessing community is observation and discussion, survey questionnaires, and the use of informants (information search) major. Selection of survey techniques or a combination of several techniques often rely on funds and time.

Observation (observation)
Observations can be done through visits by a brief visit to the community to rapidly assess habits of the population, resources and behavior. This type of survey is fast and not expensive, but it will only give a general idea of ​​the community. Nonetheless, a trained observer who often obtain good related information, in just a few days.

The questions
The questions used in most surveys, if planned correctly, require pre-test and a good recording, to obtain rich data. The questions can be either open or closed.
Closed-ended questions require the interviewees to answer yes / no or they were given a series of options that can be scaled answers. The usefulness of the approach memalui closed questions is that the data can be quickly analyzed. Even so, that could be interviewed only a limited number of people.
Open questions provide information that is more complete and satisfying. Enjadi question is more informal interviews to get opinions and views of respondents. For this type of interview, a trained surveyor will note that opinions expressed needs carefully. With open-ended questions the interviewer may ask the following questions based on previous answers. The disadvantage of the use of this open approach is that kuesioner0kuesioner should be recorded by trained interviewers and requires more skill and effort to analyze it.

Informants Core (Core Information Resources)
The survey approach using a core informants are useful to some good state to get information quickly or to explain things sensitive, Sepat consider in planning a questionnaire. The core informants are people in the community who understand the nature of the group, such as tribal elders.

Other Data Sources
In addition, important information can be obtained from government sources. Discussion with people from outside the regular contact with the public would be useful.

Communication, Motivation and Promotion
Communication is needed to explain the program to them each to find out how they think the new technology, and to continue to maintain a dialogue with them during all stages of the project.
Information on community patterns and patterns of informal leadership is needed in order to clear whom to contact, and most importantly, in what ways. An improper approach can attack and harm sensitivity crowds project results.
A variety of media and methods of communication can occur, each with unique advantages and disadvantages. The use of various media at the same time can reinforce these messages. interpersonal contacts in a group of people who have been convinced of the truth of those messages, Brazilians usually effective tool in communication.

Communication in Small Groups
1)    Tool-heard perspective
List of cheap diagrams, panel board, chalkboard, and the model can be used in some events. Dish-heard perspective often successful but must be set correctly to suit specific audiences.
2)    Facilities demonstration / exhibition
Demonstration facility can be used to introduce a technology.
3)    The game role
This technique is especially useful in rural areas. Role playing is used to demonstrate the usefulness of correct hygiene and maintenance of public taps.
4)    Discussion of individual
This can be done with influential community leaders and respected. They often serve as the opening event and provide a useful explanation for the community.
5)    Meetings with individual users
This is a useful approach when the project requires the participation of more individuals, rather than community participation, for example in the family latrine program. The main disadvantage is the need of time and money.
6)    Letters to the individual
Cheap method, for use in groups that can be read-write.

Communication with Large Group
1)    The general meeting
It is very effective, especially in rural communities that traditionally, the leader of the group can explain the purpose of the meeting and invited representatives of the agency to explain the project implementation. It provides an opportunity for project officers to discuss the project with members of the community.
2)    Flyers
It can be shared in the group can read, especially in urban areas.
3)    Billboards
This is an easy way to reach the amount of people that much. The location of this board and the quality of the messages is a major factor.
4)    Newspapers
The newspaper is a tool that is inexpensive and effective way to reach a lot of readers.
5)    Car lighting
These vehicles are used in many parts of the developing world to mengadvertensikan results komerisal, movies, and the election campaign. This method is very useful to quickly reach a large number of residents in the area are scattered.
6)    Radio
This is a good middleman to provide information and change attitudes. This method is not expensive and the messages can be repeated and reinforced.
7)    Film, video and a series of films
It is a powerful way but requires expensive tooling to be used in getting the information and motivation. People in remote areas who had never seen this medium, often respond better than those who had seen it.
8)    Television
If available, this is an effective way to reach a large number of users in masyaraat.
9)    Serving of view-hearing
Dish-heard point of view can be prepared in the community by the project officers who work there. It is very effective in explaining the project, technology, and community involvement in it.

Project Organization - Case Study
There are several steps to implement the project with the participation of the user. A good example is the approach undertaken by the National Service of Environmental Sanitation (SENASA) in Paraguay. SENASA has made a plan that can be implemented in the implementation of water supply projects. This is a direct and profound approach that leads to the level of community participation and involvement is higher.
·       Step 1: identification - user communities visited by project staff to explain and push.
·       Step 2: planning and design - lighting and gathering data about its use for the preparation of planning.
·       Step 3: promotion - creating a community structure for the introduction and implementation of the project.
·       Step 4: construction
·       Step 5: operation and maintenance
·       Step 6: evaluation

PRACTICE 3 HOURS
case 1
You are a young engineer who has responsibility for the management jwab a water supply and sanitation project in an area of your pedesaan.tugas is to plan and oversee projects family latrines for a village very far from your office. You suggest that a portion of the project should melibatkah user participation and peoples should be held to determine what type of latrine will be established, which should be established and by whom. Supervisory you've never heard of user participation and think that that's a waste of time, because of the rural population do not know what is good for them, and have yet to get enough exercise to participate determine such matters. they will only ask in vain. The project can not be giving out the money for an expensive trip because if you have to go to the countryside to attend the meetings. You should provide something for it and explain the reasons why the model parttisipasi user program should be tried in this case. What arguments would you give?
Answer
Community participation is considered very necessary in this case, because the user's own latrine kelaknya is the local community. If not made ​​public user participation on the project will not understand at all and do not know how to wear and care for her future that will culminate ineffective use of latrines by the local community and even society could not be put on the toilet that berakibatkan abandonment latrines have been built in other words this project failed.
For the problem to be sufficient funds jikan user participation is done because they have to go straight kedesanya, when in fact the user participation is actually saving costs there. By involving the community with user participation, the public will know how to take care of latrines that have been constructed so that it would actually save the budget for maintenance, if the approach is successful with user participation.

case 2
In a sector in rural water supply projects, the leader of the village and residents have agreed to cooperate in the project as volunteers. Plans have been completed and at the time of the meeting, the work schedule was prepared for the construction period. At the time of the meeting, you as a project engineer, explained that the tanks and banguna be established by the hli of the community, and they will be paid a wage that is common to their work is. other residents in the village rejected this, because they will only work voluntarily in accordance with his skills, while experts say that those who have special skills must be paid. Other experts said that the people on the train to membauat tank by engineering project, and that the new practice will require a fee. Project no longer have enough money to pay anyone.
·       Is the community experts to be paid or whether they should be voluntary?
Trace my opinion, would be much better if the community paid. Because the training of the community will make people become an expert, would actually save maintenance costs, because the next project after construction is completed, by itself will be maintained by the community. For a moment the cost of their current training should be arranged in advance, because it makes the investment community is an expert.
·       What will you do so that people can engage in the project again?
Communities will be involved again in the project if properly conducted training in the community on a previous project, and be approached with the correct user participation.

Divide participants into groups and plan untukdigunakan brief questionnaire in the local community in order to obtain data on:
1.    existing facilities and practices relating to the provision of clean water and santasi
·       Sanitation facilities whatever you have at home?
·       Where do you get clean water?
·       How do you use water?
2.    Attitudes, perceptions, views and beliefs on health, water supply and sanitation of the users
·       How many times a week you do the cleaning toilets?
·       What about the tools for the treatment of water and sanitation facilities in your home?
·       Who does the cleaning toilets?
3.    The user desires to safe water and sanitation
·       Clean water like what you want?
·       Sanitary facilities such as what you want?
·       Systems such as ap you want to clean water and sanitation problems?

PROBLEM 2.4b
1.    Is the basic survey techniques used in the assessment of socio-economic?
This survey is usually the first contact between experts and community projects. This survey may be more successful if the goal is first explained to the villagers that by someone they will respect him.
·       Discuss the function of the relative participation observation, questionnaires and the information seekers.
Observations can be done through a short visit to the community to rapidly assess habits of the population, resources and behaviors. This type of survey is fast and not expensive, but will only provide an overview of the community.
·       Describe some kind of method to obtain a representative sample of the views of users
-      Observation and discussion
-      Survey questionnaire
The approach in this way, if planned properly, requires a good pre-test records, to obtain rich data. The questions can be open and closed. Where closed questions is that the data can be quickly analyzed, while the open questions that the member information is more complete and satisfying.
-      The use of informants (information search) major
Observations can be done through a short visit to the community to rapidly assess habits of the population, resources and behaviors. This type of survey is fast and not expensive, but will only provide an overview of the community.
·       In carrying out surveys of local communities in an area, whether local customs and views of the main implementers sensitive survey of Which?
Both should go hand in hand and mutually beneficial, but when they are selected on their sensitivity, in my opinion, should local customs istiadan didahulu, then view the survey follow.

2.    Describe indirect indicators that can be used to exploit the economic resources of society or the user
Indirect indicators that can be used to exploit the economic resources of society or the user is income and income from the community.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar