4 Agu 2017

Bahasa Indonesia "Paragraf"



Paragraf Deduktif pola Definisi
Air tanah adalah air yang berada di bawah tanah di dalam zone jenuh dimana tekanan hidrstatiknya sama atau lebih besar dari tekanan atmosfer. Pada umumnya air tanah mempunyai kualitas yang cukup baik, dan apabila dilakukan pengambilan yang baik dan bebas dari pengotoran dapat dipergunakan langsung. Untuk melindungi pemakaian air dari bahaya. Pada dasarnya, air tanah dapat berasal dari air hujan, baik melalui proses infiltrasi secara langsung maupun tidak langsung dari air sungai, danau rawa, dan genangan air lainnya. Pada saat infiltrasi kedalam tanah, air permukaan mengalami kontak dengan mineral-mineral yang terdapat didalam tanah dan melarutkannya, sehingga kualitas air mengalami perubahan karena terjadi reaksi kimia. Kadar oksigen yang masuk ke dalam tanah menurun, digantikan oleh karbondioksida yang berasal dari proses biologis, yaitu dekomposisi bahan organik yang terlarut dalam air tanah. Menurut Totok Sutrisno air tanah terbagi atas tiga bagian besar, yaitu air tanah dangkat, air tanah dalam dan mata air. Air tanah dangkal yaitu air tanah yang terjadi karena daya proses peresapan air dari permukaan tanah; air tanah dalam yaitu air tanah yang terdapat setelah lapis rapat yang pertama; serta mata air yaitu air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah dengan hampir tidak dipengaruhi oleh musim, sedangkan kualitasnya sama dengan air dalam.

Paragraf Induktif pola Perincian
Air baku atau raw water merupakan awal dari suatu proses dalam penyediaan dan pengolahan air bersih. Istilah dan definisi yang disebut dengan air baku adalah air yang berasal dari sumber air permukaan, cekungan air tanah dan atau air hujan yang memenuhi ketentuan baku mutu tertentu sebagai air baku untuk air minum. Sesuai siklus hidrologi sumber air adalah semua air yang ada di alam dapat dijadikan sebagai air bersih tergantung dari kebutuhan manusianya dan manfaat sumber air baku tersebut. Sumber air baku bisa berasal dari sungai, danau, sumur air dalam, mata air dan bisa juga dibuat dengan cara membendung air buangan atau air laut. Evaluasi dan pemilihan sumber air yang layak harus berdasarkan dari ketentuan. Dengan mengetahui karakteristik masing-masing sumber air serta faktor-faktor yang mempengaruhinya, diharapkan dapat membantu di dalam pemilihan air baku untuk suatu system penyediaan air bersih, serta mempermuda tahapan selanjutnya di salam pemilihan tipe dari pengolahan untuk menghasilkan air yang memenuhi standart kualitas secara fisik, kimiawi dan bakteriologis. 

Paragraf Deskriptif pola Kronologi
Jumlah dan sifat zat padat tidak terlalut dan terlarut yang terkandung dalam cairan sangat bervariasi. Dalam air minum sebagian besar zat padat terlarut berasal dan terdiri dari sebagian besar garam-garam anorganik, sebagian kecilnya dari bahan organik dan gas terlarut. Pada air minum besar total padatan yang terkandung biasanya berkisar 20-1000 mg/l. Seorang Insinyur Teknik Lingkungan selalu berkaitan dengan pengukuran materi padatan dalam berbagai jenis, yakni cairan dan semi cairan, mulai dari air minum limbah domestik dan industri, serta lumpur yang dihasilkan dalam proses pengolahan. Semua materi kecuali air yang terkanding dalam zat cair atau bahan cair digolongkan sebagai materi zat padat atau padatan. Jumlah dan sifat zat padat tidak terlarut dan terlarut yang terkandung dalam cairan sangat bervariasi. Dalam air minum sebagian besar zat padat terlarut berasala dan terdiri dari sebagian besar garam-garam anorganik, sebagian kecilnya dari bahan organik dan gas terlarut. Pada air minum besar total padatan yang terkandung biasanya berkisar 20-1000 mg/l.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar